Selasa, 22 Juni 2010

SIKAP KEPEMIMPINAN

SIKAP KEPEMIMPINAN

Sikap bagi seorang pemimpin adalah penting demi kelancaran kegiatan perusahaan untuk mencapai sasaran yang telah direncanakan sebelumnya, bagaimana merangsang dan mengarahkan karyawan secara efektif agar tergerak untuk melakukan semua yang diperintahkan secara tulus dan ikhlas hati. Karena ada karyawan yang melakukan semua perintah pimpinannya dengan sikap setengah hati. Agar tidak terjadi hal-hal seperti itu, ada baiknya anda seorang pemimpin menjaga sikap dan kewibawaan agar tidak dipandang lemah oleh karyawan.

A. GAYA KEPEMIMPINAN
Menurut Koonz dibedakan menjadi tiga gaya kepemimpinan yaitu: kepemimpinan autokratis, kepemimpinan demokrasi, dan kepemimpinan bebas.
Menurut French ada empat gaya kemimpinan yaitu: kepemimpinan autokratis, kepemimpinan birokratis, kepemimpinan demokratis dan kepemimpinan bebas.
1. Gaya kepemimpinan autokratis yaitu kepemimpinan diktator, dimana seorang pemimpin memegang kekuasaan secara mutlak. Pemimpin ini memerintah berdasarkan kemampuannya dalam pembrian kompensasi atau hukuman.
2. Gaya kepemimpinan birokratis yaitu kepemimpinan berdasarkan peraturan yang ditandai dengan kepatuhan terhadap pelaksanaan prosedur yang berlaku bagi pemimpin dan anak buahnya
3. Gaya kepemimpinan demokratis adalh kepemimpinan dengan kesederajatan dimana bawahan dapat mengeluarkan pendapatnya sendiri dan sering terjadi komunikasi dua arah dengan pemimpin. Dalam merumuskan masalah pemimpin sering mengkonsultasikan dengan karyawan sehingga menghasilkan keputusan bersama
4. Gaya kepemimpinan bebas yaitu pemimpin sangat sedikit memberikan peranannya semua pelaksanaan tugas dilimpahkan sepenuhnya kepada karyawan dalam menentukan tujuan dan cara untuk mencapainya.
Menurut Rensis Likert pemimpin yang berhasil adalah:
• Suportif yaitu memberikan samangat dengan bawahannya
• Melengkapi anak buahnya dengan fasilitas, latihan, pengembangan dan sebagainya yang diperlukan untuk menjalankan programnya
• Meningkatkan kerja sama dan saling berkomunikasi dengan bawahan dalam seluruh lapisan.
• Menyerukan prestasi kerja yang tinggi
Menurut JK. Hempil, Edwin A. Fleisman dan Edwin F. Harris mengemukakan adanya dua klasifikasi tindakan yang menentukan keberhasilan kepemimpinan yaitu:
• Pencapaian tujuan organisasi
• Perhatian terhadap kepuasan karyawan
Keseimbangan antara tujuan organisasi dengan tujuan individu sangat dituntut peranan pemimpin dalam mengarahkan tersebut. Pemimpin yang efektif adalah pemimpin yang mampu mengarahkan anak buahnya untuk mencapai dua macam tujuan yaitu tujuan perusahaan dan tujuan pribadi sehingga kinerja karyawan dapat ditingkatkan yang berpengaruh pada imbalan.
B. HUBUNGAN PEMIMPIN DENGAN LINGKUNGAN
Suatu kepemimpinan tidak lepas dari pengaruh lingkungan. Hal ini karena hubungannya dengan tujuan dari perusahan yang melibatkan masyarakat. Seorang pemimpin harus mampu membaca lingkungannya dan menaggapinya secara tepat. Adapun lingkungan yang mempengaruhi kepemimpinan adalah:
1. Lingkungan Intern yaitu segala sesuatu yang mempengaruhi efektivitas kepemimpinan dari dalam seperti:
• Tujuan perusahaan. Pemimpin harus benar-benar mengerti tujuan dari perusahaan dan harus dipegang dengan teguh agar aktivitas yang dilakukan tidak menyimpang tujuan sehingga perusahaan tidak mengalami kerugian.
• Tingakatan jabatan. Setiap jabatan sipimpin oleh seorang pemimpin. Disini dapat dibedakan pemimpin tingkat rendah, menengah dan tingkat tinggi. Dalam memilih pemimpin harus dipertimbangkan secara matang, karena selain membutuhkan keahlian yang berbeda, gaya kepemimpinan yang digunakan juga berbeda.
2. Lingkungan ekster yaitu kepemimpianan juga dipengaruhi oleh lingkungan luar. Anda harus mengetahui informasi yang bersal dari luar, yang nantinya untuk kemajuan perusahaan. Informasi yang akurat dapat membuat kebijakan sebagai panggkal perencanaan dari program yang dilakukan. Pemimpin diuji kemampuannya dalam menangani masalah- masalah yang ada. Perkembangan lingkungan ekstern yang harus diikuti oleh pemimpin adalah:
• Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
• Perkembangan Ekonomi
• Perkembangan Politik
• Perkembangan sosial budaya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar